Direktur LSP Mandiri Rinto Andrianto: Pentingnya sertifikasi bagi pengawas operasi pertambangan

02-12-2021
(29 kali dilihat)

Tindak lanjut Surat Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang Nomor B-3913/MB.07/DBT/2021 Tentang Tindak Lanjut Hasil Orientasi dan Pengawasan Aspek Teknis dan Lingkungan serta Memperhatikan :
A. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Energi Mandiri melakukan pembekalan dan uji kompetensi terkait para pengawas operasi pertambangan, selama 2 hari mulai 26-27 November 2021 di Hotel Syariah Oman Al-Makmur Banda Aceh.

 

Hal ini harus dilakukan agar pekerja tambang dan pemilik (IUP) bersertifikat kompetensinya, saat ini mitra tambang sudah memiliki kompetensi, dan dinyatakan LULUS untuk standarisasi antara kompetensi yang dimiliki pekerja lapangan dengan peraturan pemerintah. ".

 

“Untuk itu kami hadir memberikan materi sebagai materi lomba agar para peserta mengetahui kegiatan yang rawan kecelakaan dan menjaga lingkungan di area pertambangan,” ujar Direktur LSP Energi Mandiri Rinto Andrianto.

 

“Pekerja tambang di Aceh diharapkan menjadi pekerja tambang yang kompeten sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah” dan menjadi Kepala Teknik Pertambangan (KTT) setelah mengikuti Uji Kompetensi Pengawas Operasional pertama.

 

Sementara itu, Ketua Panitia dan Penasehat Aceh, Faisal TC mengatakan, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 dan Kepmen 1827K Tahun 2018 bahwa Kepala Teknik Pertambangan (KTT) di pelaksanaan fungsi dan operasional di bidang K3 dibantu oleh pejabat yaitu pengawas yang selanjutnya akan dimintai pertanggungjawaban kepada KTT.